10 Sebutan dalam Setingan Game yang perlu Dikenal Gamer

Bermain game ataupun game merupakan aktivitas yang seru untuk dicoba. Bersamaan meningkatnya teknologi, banyak sekali game yang bermunculan dengan jenis yang beraneka ragam dan grafik yang lebih baik.

Game-game tersebut sudah banyak disukai warga dari berbagai golongan baik anak-anak sampai orang dewasa. Karna saat bermain game jadi aktivitas yang seru lagi mengasyikkan, tidak sedikit orang yang membuat game ini sebagai hobi. Apalagi, tidak sedikit pula orang yang membuat bermain game sebagai profesi.

Banyak orang yang bermain game disebut dengan gamer ataupun pemeran game. Umumnya, untuk memperoleh performa yang lebih baik dari suatu game, game itu mesti disetel sedemikian rupa. Ada beberapa sebutan yang perlu dikenal dalam setelan game. Kurang lebih apa saja, ya? Ayo, ikuti pembahasannya di bawah ini!

1. Anti-Aliasing

Sebutan yang awal dalam seperangkat game ada Anti-Aliasing (AA). Bisa jadi untuk kalian yang telah lama bergulat dalam dunia game sudah tidak asing lagi dengan sebutan ini, bukan? Anti-Aliasing jadi salah satu pengaturan yang sangat penting dalam suatu game.

Anti-Aliasing ialah pengaturan grafis dalam suatu game yang gunanya menghaluskan permukaan suatu subjek yang nampak kaku. Dengan Anti-Aliasing, sudut maupun tepian objek akan nampak lebih jelas. Walaupun begitu, penggunaan Anti-Aliasing ini disetarakan dengan perincian pc.

Apabila perincian komputermu sangat mensupport untuk bermain game, maka kalian dapat menaikkan level Anti-Aliasing untuk memperoleh game yang lebih halus.

2. Anisotropic Filtering

Anisotropic Filtering (AF) juga jadi bagian sangat penting dalam setelan game yang patut kalian cermati. Untuk kalian yang hobi memainkan game 3D, fitur setelan game yang satu ini tidak bisa terlewatkan. Guna dari Anisotropic Filtering merupakan menjernihkan permukaan dalam game.

Baca Juga :   3 Chromebook ASUS yang Optimal untuk Belajar & Bekerja

Dengan Anisotropic Filtering, kalian dapat meminimalisir objek yang nampak blur alias kabur. Ojek yang posisinya jauh dari karakter juga akan tetap tampak nyata dengan Anisotropic Filtering ini. Jelas saja game dengan kualitas gambar yang besar akan mengoptimalkan aktivitas bermain gamemu.

3. Shadow Quality

Seperti dengan namanya, Shadow Quality ataupun mutu bayang- bayang mengatur mutu bayang- bayang dalam suatu game. Semakin kecil Shadow Quality yang diterapkan dalam suatu game, umumnya gambaran akan nampak blur. Sebaliknya, semakin besar Shadow Quality- nya, hingga bayangan akan menyamai subjek asli.

Shadow Quality yang besar dapat memperjelas suatu bayangan alhasil terkesan lebih jelas. Walaupun membagikan kesan realistis yang maksimum, akan tapi Shadow Quality berlebihan juga tidak direkomendasikan. Untuk itu, yakinkan kalian memakai Shadow Quality yang cocok untuk mendapatkan cara bermain game yang aman.

4. Field of View

Berikutnya ada Field of View (FOV), sebutan setelan dalam game yang berfungsi mengatur jarak pandang dalam suatu game. Umumnya dalam suatu game kalian dapat memastikan dan mengatur jarak penglihatan sesuai selera dan keinginan. Semakin besar Field of View yang dipakai, hingga jarak pandang bakal semakin besar.

Field of View yang besar akan menjauhkan titik tengah dalam suatu game. Akan tetapi, Field of View yang besar ini juga meluaskan jarak pandang alhasil kedua bagian dalam game hendak lebih nampak. Jarak penglihatan semacam ini serupa dengan fitur wide camera dalam ponsel pintar.

5. Bloom

Dapatkan cahaya yang lebih realistis dalam suatu game dengan mengaktifkan fitur bloom dalam setelan game. Bloom ini dapat tingkatkan kilauan sinar pada suatu game jadi lebih baik alhasil mendekati dengan cahaya asli. Sinar ataupun cahaya tersebut dapat diperoleh dari berbagai subjek dalam game kayak Matahari dan senter.

Baca Juga :   3 Chromebook ASUS yang Optimal untuk Belajar & Bekerja

Dengan bloom, sinar yang diperoleh dari suatu subjek akan mempengaruhi area sekitar alhasil terkesan lebih hidup dan jelas. Hal ini tentu saja dapat membagikan kesenangan tertentu untuk seorang pemain game. Dengan bloom, kita dapat merasakan seperti masuk dan hidup dalam game yang tengah kita mainkan.

6. Dept of Field

Next ada sebutan Depth of Field, suatu pengaturan yang dapat membagikan efek blur bila kita memusatkan fokus pada subjek utama. Efek seperti ini kerapkali kita jumpai dalam dunia fotografi. Disaat kita memusatkan fokus pada subjek utama, maka sekitar subjek utama bakal nampak kabur.

Dept of Field ini juga memberikan kesan yang lebih hidup pada suatu game. Walaupun begitu, Dept of Field tidak sangat dibutuhkan karna tidak mempengaruhi mutu game. Untuk itu penggunaan dari fitur Depth of Field ini sangat dicocokkan dengan selera masing-masing.

7. Resolution

Hampir seluruh orang mungkin pernah mendengar sebutan resolution ataupun yang dalam bahasa Indonesia diucap resolusi. Sebutan ini kerap kita jumpai dalam dunia fotografi dan desain. Bukan cuma itu, resolusi juga dibutuhkan dalam video game untuk mengatur intensitas gambar.

Resolusi ini yaitu banyaknya titik warna yang nampak dalam layar. Semakin besar resolusi yang dipakai, hingga semakin tajam pula gambar yang diperoleh. Resolusi dapat diatur sesuai dengan keinginan. Tetapi untuk memperoleh hasil yang maksimum, resolusi game perlu dicocokkan dengan resolusi monitor yang dipakai.

8. Vertical Sync

Disaat bermain game, kerap kali kita hadapi efek tearing yakni tampilan yang bergeser ataupun terpenggal. Hal ini umumnya dikarenakan oleh fps dan refresh dari monitor yang tidak seiras. Efek tearing ini umumnya timbul dengan bentuk mendatar.

Untuk menangani permasalahan ini kalian dapat menggunakan fitur Vsync ataupun Vertical Sync dalam setelan game. Vertical Sync berfungsi mengunci frame rate supaya dapat serupa dengan refresh yang dipakai pada monitor.

Baca Juga :   3 Chromebook ASUS yang Optimal untuk Belajar & Bekerja

Akan tetapi Vertical Sync ini tidak melulu dipakai. Seandainya fps dalam suatu game tidak sangat besar, maka fitur Vertical Sync ini tidak perlu dipakai.

9. Texture Quality

Jadi pengaturan yang sangat penting, Texture Quality menjadi bagian dasar yang harus kalian cermati. Gimana tidak? Texture Quality mempunyai efek menonjol yang mempengaruhi pada hampir semua bentuk game. Begitu juga namanya, Texture Quality ini mengatur kualitas komposisi pada suatu game.

Ada opsi kualitas yang dapat kalian gunakan mulai dari low sampai ultra high quality. Semakin besar Texture Quality yang dipakai, hingga permukaan game akan semakin nyata dan tajam. Akan tetapi penggunaan Texture Quality ini sangat pengaruhi GPU dan RAM. Semakin kecil Texture Quality yang dipakai, maka akan memperlancar performa game yang dimainkan.

10. Motion Blur

Yang terakhir ada Motion Blur. Dari namanya saja boleh jadi kita telah tahu apa guna dari fitur yang satu ini. Betul, Motion Blur berfungsi untuk membagikan opini kabur kala kepribadian beranjak semacam misalnya berlari. Umumnya Motion Blur nampak pada saat mouse mulai digerakkan.

Intensitas blurnya dapat kita atur sesuai dengan keperluan agar tidak mengusik kegiatan bermain game. Motion Blur ini dapat pengaruhi performa dalam suatu game. Walaupun seperti itu, banyak game yang telah meminimalisir akibat dari Motion Blur agar kegiatan bermain game tetap mengasyikkan.

 

Itulah sebagian sebutan dalam seperangkat game yang perlu kalian tahu. Khususnya untuk kalian yang mau jadi seorang pemeran game handal, patut hukumnya mengenali sederet sebutan tersebut. Hal ini penting dicoba agar kalian mendapatkan performa terbaik dari game yang kalian mainkan alhasil game itu lebih seru dan mengasyikkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *